Tampilkan postingan dengan label Ngakak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngakak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Juni 2012

Orang Jelek

Membicarakan Tentang Orang Jelek 
Ada dua orang sahabat bernama Rudi dan Warno, memang kedua orang tersebut sudah lumayan akrab.
Rudi mengajak Warno untuk berkunjung ke rumah barunya, namun selama diperjalanan Warno ngata-ngatain orang bermuka jelek yang dikenalnya.

Warno : "Si Anu pernah sama cewek ini dan cewek itu tapi putus juga."

Rudi : (mengangguk angguk pelan)

Warno : "Masak si Anu nembak cewe cantik, ya ditolaklah dia kan jelek."

Rudi : (Menoleh ke Warno )

Warno : "kita sudah sampai ya? dari luar aja rumahmu sudah keliatan bagus, apalagi didalamnya, ayo kita masuk."

Rumah Rudi sangat bersih dan rapih, lantainya kinclong udaranya pun segar, Warno berjalan lebih jauh ke dalam untuk melihat lihat, sampai di depan cermin besar disudut ruangan.

Warno : (Terkejut) "Hei.. apakah lelaki jelek itu juga tinggal bersamamu disini?" (menunjuk cermin)

Pinjam Sisir

Pada suatu hari, ada Guru cewek yang kecewa kepada muridnya yang bernama Sari.

Guru : "Sari, kenapa rambutmu tidak kamu sisir?"

Sari : "Saya tidak punya sisir, bu."

Guru : "Kamu kan bisa pinjam punya kakakmu?"

Sari : "Kebetulan saya anak tunggal, bu."

Guru : "Kan bisa pinjam ibumu?"

Sari : "Ibu saya sudah meninggal, bu."

Guru : "Kalau begitu kamu bisa pinjam punya ayahmu?"

Sari : "Tapi bu, Ayah saya gundul!!"

Guru : "!??!!!@@##"

Selamatkan Aku

Seorang gadis jatuh dari lantai 80 sebuah apartemen.

seorang pria Malaysia menangkapnya di lantai 70, sebagai imbalan pria itu mengajaknya bercinta.
”Berbaringlah sejenak dengan aku, istri aku sedang tak ada.”
Karena tidak mau, gadis itu dilepaskan lagi ditangkap lagi di lantai 50 oleh pria Hongkong ternyata tak beda, pria itu mengajaknya bercinta ”Tidullah sama oe, istli oe sedang pelgi”
Karena tak mau korbankan harga dirinya, si gadis menolak dan dilepaskan lagi saat mulai berpikir bagaimana caranya agar selamat, ia ditangkap lagi oleh seorang pria Arab di lantai 15.
Tak mau melewatkan kesempatan, si gadis langsung menawarkan diri.
“Selamatkan aku Tuan, dan Tuan boleh menyetubuhiku !!! “
Mendengar itu orang Arab tsb terkejut
“Astagafirullah!!!” dan si gadis pun terlepas dari pegangannya …

Tips Mengiris Bawang Merah

TIPS MENGIRIS BAWANG MERAH TANPA MEMBUAT KITA MENANGIS

- pakailah papan talenan untuk mengiris bawang,, ingat !!papan talenan. Jangan sekali2 menggunakan pintu atau jendela

- basahi tangan anda sebelum mengiris bawanh. Ingat,, basahi dgn air bersih. Jangan pake air aki

- sebelum mengupas, tancapkan satu buah bawang di ujung pisau anda. Ingat!! Jgn menancapkan kuda nil atau badak bercula satu, nanti malah mereka yg nangis.

- simpan bawang dlm freezer sebelum di iris. Jgn menyimpannya di lemari baju, brankas, atau kotak perhiasan.

- nyalakan lilin di dekat anda mengupas bawang, menurut para ahli, lilin akan menyerap uap bawang. Jgn sekalipun mnyalakan bom atau granat.

Langkah2 sebelum mengupas bawang:

- periksa suasana hati anda sblm mengupas bawang. Apakah bahagia, atau sedih? Bila bahagia, tetaplah tersenyum sambil mengiris sambil mengingat2 peristiwa itu. Bila sedih, usahakan menghadap cermin sambil memutar lagu india,,bayangkan anda tengah menari bersama shahrukh khan. Anda akan tetap tersenyum sambil mengiris bawang.

- jika tips td gagal, cobalah unt menatap bawang dgn pandangan tajam sambil berkata 'tatap mata saya' berulang ulang. Maka bawang akan terhipnotis.

- msh belum jitu? Cobalah memakai helm full facd

- belum berhasil? Cobalah hubungi petugas ronda..minta di kupasin..

Rabu, 06 Juni 2012

Alamat Rumah

"Nak, apakah tahu rumah Pak RW?" tanya seorang bapak kepada seorang anak yang sedang asyik bermain.

"Dari sini belok kiri, mentok, belok kanan, Bapak cari rumah no. 35," jawab si anak.

"Apakah itu benar rumah Pak RW?" tanya si Bapak kurang yakin.

"Bukan, itu rumah saya. Nanti bapak tanyakan sama mama saya di rumah 'Dimana rumah Pak RW?'," sahutnya.

Sama-Sama

Santo dan Ilham terlambat masuk sekolah, sampai di dalam kelas ditanya Pak Guru.

"Ilham, kenapa datang terlambat?"

"Maaf Pak Guru. Tadi malam saya bermimpi naik balon udara keliling Indonesia, dan perjalanannya memakan waktu lama. Ketika saya terbangun hari sudah siang," jawab Ilham.


"Kalau kamu Santo, mengapa datang terlambat?"

Dengan wajah serius Santo menunjuk ke arah Ilham. "Saya diajak Ilham, Pak" jawab Santo kalem.

Paling Hitam

Tiga anak dari Afrika sedang menyombongkan warna kulit ayah mereka. Hal ini berkaitan dengan mitos bahwa semakin hitam warna kulitnya maka semakin hebat pula orang itu...

Anak I :"Kulit ayahku adalah paling hitam. Buktinya waktu beliau terluka, darah yang keluar berwarna hitam legam..."

Anak II (tak mau kalah) : "Kulit ayahkulah yang paling hitam. Sebab waktu beliau kecelakaan dan patah tulang, darahnya hitam trus dagingnya berwarna hitam dan tulangnya juga hitam..."

Anak III : " Heh, itu bukanlah apa-apa dibandingkan ayahku. Kalian tau nggak, kalau ayahku kentut, orang satu negara ini warnanya jadi hitam semua..."

Anak I+II : "????!!!" 

Saya Tidak Mengerti

Seorang guru bahasa Inggris sedang mengajar di depan kelas. Budi seorang murid tidak memperhatikan pelajaran yang sedang diberikan oleh bapak gurunya dan memang Budi tidak mengerti bahasa Inggris sama sekali.

Tiba-tiba pak guru bertanya kepada Budi.

Pak Guru : Budi coba jelaskan arti kata ini.

Budi: Ya. pak guru

Pak Guru : I DON'T KNOW .. apa artinya?

Budi : Karena tidak mengerti dia menjawab. "SAYA TIDAK TAHU PAK GURU"

Pak Guru : Bagus.... Kalau "I DON'T UNDERSTAND"?

Budi : Sedangkan I DON'T KNOW Saya tidak tahu Apalagi "I DON'T UNDERSTAND"... SAYA TIDAK MENGERTI PAK GURU !?..

Pak Guru : Pintar juga Kamu... 

Tanya Dulu

Ibu Ani mau menagih utang pada bu Nuri yang sering kali menghindar dengan berbohong. Ketika sampai, dilihatnya Nia, anak ibu Nuri yang masih kecil.

"Nia, apa Ibu ada di rumah?"

"Tidak ada, Bu."

"Ke mana?"

"Ke Sukabumi."


"Nia tahu nggak Sukabumi itu dimana?"

"Nggak tahu, Bu!"

"Coba deh tanya sama ibumu Sukabumi itu dimana."

"Sebentar, Bu. Nia ke kamar dulu tanya ibu."

Adik Menangis

Nurdin yang berusia lima tahun itu segera lari menemui ibunya setelah adiknya menangis keras-keras.

"Ibu, adik menangis di depan pintu."

"Pasti kamu ganggu, ya?"

"Nggak kok. Nurdin nggak apa-apain."

"Lalu, kenapa adik bisa menangis?"

"Cuma kejatuhan cicak kecil di kepalanya."

"Ah, masa kejatuhan cicak kecil bisa bikin adik menangis?"

"Cicaknya langsung kupukul dengan gagang sapu, Bu.."

Praktek

Pada malam hari seorang anak kecil melihat kedua orang tuanya sedang melakukan persetubuhan. Pada pagi harinya Si Anak bertanya pada sang ibu.

Anak: "Ibu, semalam sama ayah sedang ngapain sih , bu ?"

Ibu: "Ah... biasa lagi bikin orang-orang kecil."

Dan besoknya si-ibu melihat anaknya,sedang memasukan anunya kedalam knalpot motor, dan Si Ibu pun bertanya.

Ibu: "Kamu lagi ngapain?"

Anak: "Ah...... Biasa lagi bikin motor-motor kecil"

Kamar Kecil

Di sebuah kelas Taman Kanak-kanak :
Guru: Anak-anak , kalau kalian mau buang air kecil kemana?
Murid: Ke kamar kecil Bu Guru.......( Serempak )
Guru: Kalau mau buang air besar kemana ?
Murid: Kamar besar Bu Guru......( Serempak juga )
Guru: Lho koq kamar besar , apa itu ?
Murid nyeletuk: Bu Guru kalau buang air "besar" dikamar "kecil" mana cukup?
Guru: !@#$%^&^*()........

Haus

Seorang anak laki² disuruh tidur oleh bapaknya karena waktu tidur malam sudah tiba...
Lima menit kemudian, dari dalam kamar terdengar suara: "Pa-ak..."
"Apa?"
"Saya haus. Tolong ambilkan air minum, ya?"
"Tidak. Sudah waktunya tidur. Lampu² sudah dimatikan."
Lima menit kemudian: "Pa-aaaak..."
"APA?" Bapaknya sudah mulai marah.
"Saya HAUS... Tolong ambilkan air minum, dong??"
"Sudah bapak bilang TIDAK! Kalau masih minta lagi, nanti bapak pukul pantatmu!!"
Lima menit kemudian: "Paaaa-aaaak..."
"APA??!!" Bapaknya menjadi marah sekali
"Kalau bapak masuk kamar untuk memukul pantatku, tolong sekalian bawakan air minum, ya?"

Selasa, 05 Juni 2012

Awas Anak Anda !!!


Pada suatu pagi si Boncel bertanya pada ibunya.

"Bu, pacaran itu apa sih?"

"oh... apa yah?"

Karena si ibu repot mo pergi ke pasar, si ibu menjawab: "mau tau artinya, nanti malem kan malem minggu kamu ngumpet dibalik gorden liat aja mpok Minah-lu` ame pacarnye si Nurdin.."

Saat malem tiba dan kebetulan ibu bape`nye si Boncel lagi keluar, Nurdin dateng ngapelin si Minah, tentu aje si Boncel udah siap di balik gorden untuk nyari tau ape arti pacaran.

Keesokan harinye nyak si Boncel nanyain "Cel.... udah tau belom arti pacaran???"

Boncel :"Apaan nyak gagal"

Nyak :"lho.... kenape ??!! luh ketauan ?...."

Boncel : "semalem tuh waktu emak ame babeh kondangan, bang Nurdin dateng. dia nanyain ape dirumeh ada orang.... mpok Minah bilang nggak ade, lagi sepi. Abis itu bang Nurdin ngomong bisik - bisik, tapi nggak ke kuping nyak, ke pipi. Abis itu bisikan nye terus ke bibir, tapi koq kayak nggak ngebisikin..... bibirnya mpok Minah malah digigitin. Herannya digigitin gitu, mpok Minah bukannye kesakitan, die malah senyum-senyum sambil mukanye merah. Terus.....terus abis ntu bang Nurdin tangannya nyari-nyari dimana jantung mpok Minah barangkali ada yang nggak beres ame mpok, soalnye mukanye merah.

"Mungkin karena nggak ketemu-temu, dia ampe ngeremes-remes dada mpok Minah. Penasaran kali...... bang Nurdin ngedeketin mukanye dan nyedot dadenya mpok. Jantung mpok Minah dalem banget kali ya nyak.....ampe perlu disedot ame bang Nurdin," lanjut Boncel.

Kemudian Boncel juga nerusin, "Abis itu bang Nurdin cepet-cepet nurunin ressleting celananye, keburu-buru banget nyak. Kayak ada sesuatu aja. Bener aja nyak........ternyata ada belut di dalem celana bang Nurdin. Ngeliat ada belut, mpok Minah langsung nangkep itu belut. Diremes-remes nggak mati-mati juga. Malah belut itu tambah besar nyak. Diremes nggak mati, dan ngeliat bang Nurdin makin ngos-ngosan, mpok Minah terus berusaha matiiiin ntu belut pake mulut........nyak!! Digigit-gigit mpok Minah tapi nggak mati juga. Trus mpok Minah ikut-ikutan ngos-ngosan, diremes, digigit, dijepit dipaha, nggak mati, akhirnya didudukin tuh belut. Berkali-kali mpok Minah berusaha ngeduduk-dudukin tuh belut biar mati, bayangin nyak, ampe buka celane segala. Akhirnye bang Nurdin nyerah nyak, dia langsung ngedorong mpok Minah dari pangkuannye, eeehhh......... belutnya malah muntah. Abis itu baru mati deh tuh belut, lemes !!"

" Wah,... gara-gara tuh belut, Boncel jadi nggak bisa tau dong nyak apearti pacaran. Ayo dong nyak kasih tau Boncel.....masa` Boncel di katain kuper ame temen-temen ???!!"

Enyak : P I N G S A N

Doa Seorang Anak


Seorang bocah sangat ingin melanjutkan sekolah,tetapi orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan :
Kepada Yth
Tuhan
di Surga
Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak punya uang. Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat.
Tuhan saya butuh uang Rp 20.000 utk beli obat ibu,
Rp 20.000 untuk membayar uang sekolah,
Rp 10.000 untuk membayar uang seragam,
dan uang buku Rp 10.000.
Jadi semuanya Rp 60.000
Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya.
Dari : Rio
Rio pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya.
Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat Rio, sehingga tidak tega mengembalikan suratnya.
Bingung mau di kemanain surat itu, akhirnya petugas pos itu menyerahkannya ke kantor polisi terdekat.
Membaca isi surat itu, Komandan polisi merasa iba dan tergerak hatinya utk menceritakan hal tsb kepada anak buahnya. Walhasil, para polisi pun mengumpulkan dana utk di berikan ke Rio, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp 55.000,-
Sang Komandan pun memasukan uang yang terkumpul ke dalam amplop, menuliskan keterangan : " Dari Tuhan di Surga " dan menyerahkan ke anak buahnya utk dikembalikan ke Rio.
Menerima uang tsb, Rio merasa sangat senang permintaannya terkabul, walaupun yang di terima hanya Rp 55.000,-.
Rio pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat lagi :
TERIMA KASIH TUHAN, TAPI LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI, KARENA KALO LEWAT POLISI DI POTONG RP 5.000,- 

Senin, 04 Juni 2012

Untuk Adik


Dua orang anak pergi berbelanja ke sebuah mini market. Seorang berumur 9 tahun, seorang lagi berumur 4 tahun. Anak yang berumur 9 tahun mengambil satu pak pembalut wanita dari rak dan membawanya ke kasir untuk membayar.

Kasir bertanya, "Untuk ibu kamu ya?"

Anak yang berumur 9 tahun menjawab, "Bukan mbak, bukan untuk ibu saya."

Tanpa berpikir, kasir tersebut merespon, "Hmm, berarti untuk kakak perempuan kamu?"

"Bukan untuk kakak perempuan saya."

Kasir akhirnya menjadi penasaran, "Wah, kalau bukan untuk ibu atau kakak perempuan kamu, lalu pembalut ini untuk siapa?"

Anak tadi menjawab, "Ini untuk adik saya ini yang berumur 4 tahun."

Kasir terkejut, "Adikmu yang berumur 4 tahun??!!"

Anak tadi menjelaskan, "Itu lho, di TV kan mengatakan bahwa jika kita memakai ini kita bisa berenang dan bersepeda, Adikku belum bisa berenang dan bersepeda."

Kakek Tuli


Suatu hari ada seorang anak disuruh ibunya untuk membeli gula 1 kg.

Ibu: Nak, tolong belikan ibu gula satu kilo!

Anak: Iya bu!!

Dan anak itu pun pergi ke toko didekat rumah mereka. Kebetulan yang punya toko itu seorang kakek yang agak tuli, sehingga untuk berbicara harus agak keras.

Anak: KAKEK, BELI GULA 1 KILO!!!

Kakek tidak menjawab, anak itu pun teriak lebih keras lagi.

Anak: KAKEK, BELI GULA 1 KILO!!!!

Tetapi si kakek pun masih tidak menjawab. Anak itu lalu berteriak dengan suara ynag paling keras.

Anak: KAKEK.. BELI GULA 1 KILO!!!!!!!!

Kakek: (Dengan sikap yang agak marah, ia menjawab) KAMU INI NGAPAIN TERIAK TERIAK??? KAMU KIRA KAKEK TULI??? MAU BELI BERAS BERAPA KILO???

Anak: ??????

Berantem Gara-Gara Mailbox

Seorang suami mengantar istri dan anak lelakinya yang masih TK belanja persiapan pesta tahun baru malam ini. Karena ada perlu, sang suami pergi meninggalkan istrinya dan menyuruh mereka agar menghubungi lewat HP jika mereka udah selesai belanja.

Dua jam kemudian, sang istri udah selesai belanja dan menyuruh sang anak agar menghubungi ayahnya untuk menjemput mereka. Sang anak menghubungi cell phone ayahnya.

Telpon pertama, gak diangkat. Telepon kedua diangkat cewek, ketiga keempat diangkat cewek terus.

Sang ibu merasa gusar bertanya apa sudah tersambung dengan sang ayah.

Si anak menjawab polos bahwa dia menelepon berkali-kali dan yang mengangkat adalah seorang wanita.

Sang istri murka dan segera berkeliling bersama anaknya Supermarket mencari suaminya. Tak sengaja mereka berpapasan di lift dan tanpa babibu sang istri langsung melayangkan pukulan plak plok ke wajah suaminya.

Para pengunjung nampak kasihan melihat suami lemah tersebut dan melerai mereka. Salah seorang pengunjung memohon pada sang istri agar bersabar.

Sang istri yang kalap mulai menjelaskan tentang perselingkuhan suaminya, karena tiap anaknya telepon selalu ada suara wanita dalam HPnya.

Seorang pengunjung bertanya pada anak tersebut dan sang anak membenarkan. Sang anak bilang tiap dia menelepon HP ayahnya selalu ada wanita yang menjawab “Maaf anda terhubung dengan telkomsel Veronika...”